fbpx

Apa Korelasi Antara Warna Fashion dengan Jati Diri?

Siapa yang suka memperhatikan outfit fashion dalam keseharian? Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “fashion” tersebut?

Apakah kamu termasuk orang yang peduli terhadap gaya berbusana yang sedang hits saat ini, atau hanya sekadar kebutuhan untuk menunjang penampilanmu? Pernahkan kamu berpikir, apa sebenarnya esensi dari sebuah fashion? Ribet kan kalau dijawab secara langsung?

Perlu diketahui, jika berbicara masalah fashion sangat erat kaitannya dengan gaya dalam berpenampilan sehari-hari. Jika ditelaah secara kompleks, ada berbagai pilihan busana yang dikenakan seperti; sepatu, tas, hingga cara “mix dan match” agar terlihat sesuai. Saat ini, kita tahu perkembangan fashion tengah marak sekali, karena semakin banyak pilihan jenis fashion yang memudahkan setiap individu memilih gaya sesuai dengan keinginan.

Selain menutupi tubuh dan menunjang penampilan, fashion juga merepresentasikan hidup dan kepribadian seseorang.

Jika penulis boleh mengutip dialog Tom Hanks pada film komedi klasik: Joe Versus the Volcano “Clothes make the man”, kita disadarkan bahwa fashion yang kita pakai, adalah alat paling mudah yang dapat digunakan orang lain untuk mengenal jati diri kita sebenarnya. Contoh paling mudah adalah jika ada seseorang yang selalu menggunakan merchandise dari suatu band, maka dengan mudah kita mengenali orang tersebut menyukai band ataupun aliran musik yang seirama dengan band tersebut. Sedangkan untuk orang yang hanya suka menggunakan kaos oblong dan celana jeans panjang dapat digambarkan sebagai orang yang sederhana dan simpel dalam hidupnya.

Tapi pertanyaannya, apakah generasi sekarang juga memahami pentingnya pilihan gaya berbusana?

Kawan Bicara, jangan sampai menjadi korban mode, penulis sarankan agar memilih fashion sendiri. Hal ini karena warna tersebut membuatmu merasa lebih nyaman dan percaya diri ketika mengenakannya. Pilihan warna pakaianmu dipandang dapat mencerminkan karaktermu yang sebenarnya.

Lalu, apakah warna pakaian yang kamu sukai dan sering kamu gunakan? Ayo kita bedah jenis warna pakaian yang bisa kamu jadikan referensi sesuai karaktermu.

1. Hitam

Menurut pakar mode dan gaya, Karen Haller, hitam adalah warna yang dianggap serius. Sementara itu, menurut penelitian di bidang psikologi, warna hitam dianggap oleh orang lain sebagai indikator prestise, kekuasaan, keseriusan, dan kecerdasan.

Oleh karena itu, banyak universitas di Eropa memiliki jubah kelulusan berwarna hitam. Jika kamu sering menggunakan warna ini, kamu ambisius, memiliki tujuan, tetapi juga sensitif.Selain itu, kamu emosional dan mudah bersemangat, meskipun sering berusaha menyembunyikannya. Warna hitam membantumu mengalihkan perhatian lingkungan dari penampilan ke kepribadian. Kualitas internal seseorang merupakan hal yang paling penting bagimu.

2. Cokelat

Cokelat adalah warna bumi karena dianggap sesuatu yang andal, kuat, dan stabil. Begitulah kepribadian dari orang yang menyukai warna ini. Jika kamu menyukai warna cokelat, kamu bisa dinilai konservatif.

Namun, kamu menghormati orang tua, selalu mencari kedamaian, stabilitas dan kekuatan dalam segala hal. Wanita yang berpakaian cokelat atau pria berjaket cokelat memberikan kesan orang yang dapat diandalkan, cerdas, dan rasional.

3. Biru

Menurut seorang jurnalis dan psikolog, Lisa Johnson Mandell mengatakan, biru adalah warna terbaik untuk wawancara karena memberikan kesan kepercayaan dan keandalan. Oleh karena itu, banyak seragam kerja atau pakaian bisnis yang berwarna biru.

Selain itu, para ilmuwan dari University of British Columbia mengadakan studi tentang pengaruh warna. Hasilnya, warna biru gelap memiliki efek menenangkan. Orang akan cenderung mengaitkan warna biru dengan kecerdasan, kepercayaan, efisiensi dan ketenangan.

Pakaian berwarna biru seringkali dipilih oleh orang-orang yang baik hati, simpatik, sopan, dan bahkan pemalu. Seperti dikatakan para psikolog, orang yang berpakaian biru akan menjadi orang tua yang hebat atau pekerja teladan. Sikap tenang dan seimbang adalah dua kualitas paling umum yang ditemukan oleh penyuka warna biru.

4. Hijau

Leatrice Eiseman,Direktur Eksekutif Pantone Colour Institute dan penulis buku ‘More Alive With Color’ mengatakan, warna hijau mempertahankan suasana hati yang baik di dalam diri dan lingkungan seseorang. Warna hijau berasal dari keterkaitannya dengan alam, yang menyebabkan perasaan damai dan puas.

Jika kamu memilih warna hijau sebagai warna favorit pada pakaian, kamu adalah pemimpin yang aktif. Kamu selalu hidup di lingkungan yang baik dan stabil secara keuangan. Kamu juga sosok yang peduli, baik hati, dan lembut.

5. Ungu

Di masa lalu, ungu sering menjadi representasi dari keluarga kerajaan dan masyarakat yang lebih tinggi. Warna ungu bermakna kecanggihan, kekayaan, dan kemewahan. Ratu Mesir Kuno, Cleopatra dikenal tergila-gila dengan warna ungu. Selama masa-masa ini, hanya orang kaya yang mampu mengenakan warna ungu.

Saat ini, warna ungu pada pakaian menunjukkan kreativitas, wawasan, dan mencintai seni. Menurut para ahli, orang yang memakai warna ungu adalah sosok yang emosional dan sensitif. Jika kamu salah satunya, kamu adalah pelamun, memiliki semangat, dan penyayang.

6. Merah

Manajer merek pakaian pria Italia Eredi Pisano, Kenny Frimpong mengatakan merah adalah warna gairah dan kekuatan. Kamu harus memberikan preferensi pada warna ini jika kamu ingin membujuk atau mengesankan seseorang.

Nuansa merah terang menarik perhatian orang yang mengenakannya. Hal ini karena orang cenderung mengaitkan warna cerah dengan energi, gerakan, dan kegembiraan.

Selain itu, Abby Calisch, seorang profesor psikologi di Eastern Virginia Medical School di Norfolk, mengatakan, pria lebih tertarik pada wanita yang memakai warna merah delima karena dianggap stimulan bagi pria. Sehingga, yang sering memakai warna merah cerah adalah sosok yang mudah bergairah, sedikit egois, dan rentan kecanduan.

7. Kuning

Kuning adalah warna kebahagiaan, matahari, dan tawa. Studi menunjukkan, warna kuning meningkatkan produksi serotonin di otak, mempercepat metabolisme dan mengangkat suasana hati bagi semua orang di sekitarnya.

Selain itu, warna kuning meningkatkan konsentrasi dan perhatian. Oleh karena itu, warna ini sering digunakan pada papan iklan, situs iklan, rambu-rambu jalan dan garis jalan.

Para ahli mengatakan, warna kuning pada pakaian sering digunakan oleh orang yang aktif, kreatif, dan kecanduan. Jika kamu salah satunya, kamu adalah pemimpi dan petualang yang cerdas. Kamu siap menjelajah dan menaklukkan dunia.

8. Putih

Putih adalah simbol kebebasan, kemurnian, kepolosan, dan kesederhanaan. Itu sebabnya, banyak orang memutuskan untuk membeli sesuatu yang putih ketika mereka memulai sesuatu yang baru dalam hidup mereka.

Warna putih merepresentasikan orang yang dapat diandalkan, mencintai kebebasan, dan memandang kehidupan dengan optimis. Jika kamu sering mengenakan pakaian warna putih, kamu sangat rapi dan terorganisir dalam segala hal yang kamu lakukan.

Kamu menyukai awal yang baru dan berjuang untuk kesempurnaan. Secara umum, putih dapat dikenakan oleh banyak tipe kepribadian yang berbeda karena ini adalah warna netral.

9. Pink

Pink adalah warna feminin, tetapi juga bisa dilihat di lemari pakaian anak-anak atau boneka Barbie. Namun, bagi mereka yang usianya lebih dewasa, warna pink yang lembut lebih disukai karena mewakili feminitas.

Pink lembut dianggap tenang, hangat, dan feminin. Warna ini merupakan salah satu obat penenang paling kuat. Oleh karena itu, di beberapa penjara, dinding dicat dengan warna pink agar mengurangi tingkat agresi.

Menurut para psikolog, orang yang suka pink itu romantis, optimis, dan benar sendiri (dalam arti yang baik). Jika kamu salah satunya, kamu adalah orang yang menghargai kebaikan dan kenyamanan di atas segalanya.

10. Oranye

Oranye selalu memberikan suasana pesta yang menyenangkan. Warna ini juga merepresentasikan kehangatan dan oportunistik. Oranye adalah warna ceria, kreatif, dan menarik.

Jika kamu sering mengenakan pakaian berwarna oranye, kamu optimis, energik, dan ceria karena bersemangat untuk berubah. Meskipun kamu orang yang sedikit eksentrik, kamu tetap bisa menjadi ambisius dan bijaksana.

11. Abu-abu

Seperti yang sering dikatakan oleh pengatur gaya, abu-abu adalah warna keseimbangan, tidak gelap atau cerah. Jika kamu memiliki banyak pakaian abu-abu, kamu ingin tetap tidak terlihat oleh orang lain.

Abu-abu dan bayangannya adalah simbol ketenangan, dimensi, dan kedewasaan. Banyak pria paruh baya mengenakan jas abu-abu, sementara wanita usia lebih tua mengenakan gaun abu-abu.

Karena ini adalah warna netral, sangat sulit untuk mengkarakterisasi orang yang memilihnya. Kamu bisa menjadi seseorang yang mematuhi aturan, bijaksana, rendah emosi, dan kategoris.Namun, dalam kebanyakan kasus, kamu adalah orang yang tidak suka menarik perhatian dan mencoba netral.

Melihat penjabaran seperti di atas, sudahkah Kawan Bicara menentukan warna yang sesuai dengan kepribadian masing-masing?

Source: Kumparan, Kompas.com

Share This:

Siapa yang suka memperhatikan outfit fashion dalam keseharian? Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “fashion” tersebut?

Apakah kamu termasuk orang yang peduli terhadap gaya berbusana yang sedang hits saat ini, atau hanya sekadar kebutuhan untuk menunjang penampilanmu? Pernahkan kamu berpikir, apa sebenarnya esensi dari sebuah fashion? Ribet kan kalau dijawab secara langsung?

Perlu diketahui, jika berbicara masalah fashion sangat erat kaitannya dengan gaya dalam berpenampilan sehari-hari. Jika ditelaah secara kompleks, ada berbagai pilihan busana yang dikenakan seperti; sepatu, tas, hingga cara “mix dan match” agar terlihat sesuai. Saat ini, kita tahu perkembangan fashion tengah marak sekali, karena semakin banyak pilihan jenis fashion yang memudahkan setiap individu memilih gaya sesuai dengan keinginan.

Selain menutupi tubuh dan menunjang penampilan, fashion juga merepresentasikan hidup dan kepribadian seseorang.

Jika penulis boleh mengutip dialog Tom Hanks pada film komedi klasik: Joe Versus the Volcano “Clothes make the man”, kita disadarkan bahwa fashion yang kita pakai, adalah alat paling mudah yang dapat digunakan orang lain untuk mengenal jati diri kita sebenarnya. Contoh paling mudah adalah jika ada seseorang yang selalu menggunakan merchandise dari suatu band, maka dengan mudah kita mengenali orang tersebut menyukai band ataupun aliran musik yang seirama dengan band tersebut. Sedangkan untuk orang yang hanya suka menggunakan kaos oblong dan celana jeans panjang dapat digambarkan sebagai orang yang sederhana dan simpel dalam hidupnya.

Tapi pertanyaannya, apakah generasi sekarang juga memahami pentingnya pilihan gaya berbusana?

Kawan Bicara, jangan sampai menjadi korban mode, penulis sarankan agar memilih fashion sendiri. Hal ini karena warna tersebut membuatmu merasa lebih nyaman dan percaya diri ketika mengenakannya. Pilihan warna pakaianmu dipandang dapat mencerminkan karaktermu yang sebenarnya.

Lalu, apakah warna pakaian yang kamu sukai dan sering kamu gunakan? Ayo kita bedah jenis warna pakaian yang bisa kamu jadikan referensi sesuai karaktermu.

1. Hitam

Menurut pakar mode dan gaya, Karen Haller, hitam adalah warna yang dianggap serius. Sementara itu, menurut penelitian di bidang psikologi, warna hitam dianggap oleh orang lain sebagai indikator prestise, kekuasaan, keseriusan, dan kecerdasan.

Oleh karena itu, banyak universitas di Eropa memiliki jubah kelulusan berwarna hitam. Jika kamu sering menggunakan warna ini, kamu ambisius, memiliki tujuan, tetapi juga sensitif.Selain itu, kamu emosional dan mudah bersemangat, meskipun sering berusaha menyembunyikannya. Warna hitam membantumu mengalihkan perhatian lingkungan dari penampilan ke kepribadian. Kualitas internal seseorang merupakan hal yang paling penting bagimu.

2. Cokelat

Cokelat adalah warna bumi karena dianggap sesuatu yang andal, kuat, dan stabil. Begitulah kepribadian dari orang yang menyukai warna ini. Jika kamu menyukai warna cokelat, kamu bisa dinilai konservatif.

Namun, kamu menghormati orang tua, selalu mencari kedamaian, stabilitas dan kekuatan dalam segala hal. Wanita yang berpakaian cokelat atau pria berjaket cokelat memberikan kesan orang yang dapat diandalkan, cerdas, dan rasional.

3. Biru

Menurut seorang jurnalis dan psikolog, Lisa Johnson Mandell mengatakan, biru adalah warna terbaik untuk wawancara karena memberikan kesan kepercayaan dan keandalan. Oleh karena itu, banyak seragam kerja atau pakaian bisnis yang berwarna biru.

Selain itu, para ilmuwan dari University of British Columbia mengadakan studi tentang pengaruh warna. Hasilnya, warna biru gelap memiliki efek menenangkan. Orang akan cenderung mengaitkan warna biru dengan kecerdasan, kepercayaan, efisiensi dan ketenangan.

Pakaian berwarna biru seringkali dipilih oleh orang-orang yang baik hati, simpatik, sopan, dan bahkan pemalu. Seperti dikatakan para psikolog, orang yang berpakaian biru akan menjadi orang tua yang hebat atau pekerja teladan. Sikap tenang dan seimbang adalah dua kualitas paling umum yang ditemukan oleh penyuka warna biru.

4. Hijau

Leatrice Eiseman,Direktur Eksekutif Pantone Colour Institute dan penulis buku ‘More Alive With Color’ mengatakan, warna hijau mempertahankan suasana hati yang baik di dalam diri dan lingkungan seseorang. Warna hijau berasal dari keterkaitannya dengan alam, yang menyebabkan perasaan damai dan puas.

Jika kamu memilih warna hijau sebagai warna favorit pada pakaian, kamu adalah pemimpin yang aktif. Kamu selalu hidup di lingkungan yang baik dan stabil secara keuangan. Kamu juga sosok yang peduli, baik hati, dan lembut.

5. Ungu

Di masa lalu, ungu sering menjadi representasi dari keluarga kerajaan dan masyarakat yang lebih tinggi. Warna ungu bermakna kecanggihan, kekayaan, dan kemewahan. Ratu Mesir Kuno, Cleopatra dikenal tergila-gila dengan warna ungu. Selama masa-masa ini, hanya orang kaya yang mampu mengenakan warna ungu.

Saat ini, warna ungu pada pakaian menunjukkan kreativitas, wawasan, dan mencintai seni. Menurut para ahli, orang yang memakai warna ungu adalah sosok yang emosional dan sensitif. Jika kamu salah satunya, kamu adalah pelamun, memiliki semangat, dan penyayang.

6. Merah

Manajer merek pakaian pria Italia Eredi Pisano, Kenny Frimpong mengatakan merah adalah warna gairah dan kekuatan. Kamu harus memberikan preferensi pada warna ini jika kamu ingin membujuk atau mengesankan seseorang.

Nuansa merah terang menarik perhatian orang yang mengenakannya. Hal ini karena orang cenderung mengaitkan warna cerah dengan energi, gerakan, dan kegembiraan.

Selain itu, Abby Calisch, seorang profesor psikologi di Eastern Virginia Medical School di Norfolk, mengatakan, pria lebih tertarik pada wanita yang memakai warna merah delima karena dianggap stimulan bagi pria. Sehingga, yang sering memakai warna merah cerah adalah sosok yang mudah bergairah, sedikit egois, dan rentan kecanduan.

7. Kuning

Kuning adalah warna kebahagiaan, matahari, dan tawa. Studi menunjukkan, warna kuning meningkatkan produksi serotonin di otak, mempercepat metabolisme dan mengangkat suasana hati bagi semua orang di sekitarnya.

Selain itu, warna kuning meningkatkan konsentrasi dan perhatian. Oleh karena itu, warna ini sering digunakan pada papan iklan, situs iklan, rambu-rambu jalan dan garis jalan.

Para ahli mengatakan, warna kuning pada pakaian sering digunakan oleh orang yang aktif, kreatif, dan kecanduan. Jika kamu salah satunya, kamu adalah pemimpi dan petualang yang cerdas. Kamu siap menjelajah dan menaklukkan dunia.

8. Putih

Putih adalah simbol kebebasan, kemurnian, kepolosan, dan kesederhanaan. Itu sebabnya, banyak orang memutuskan untuk membeli sesuatu yang putih ketika mereka memulai sesuatu yang baru dalam hidup mereka.

Warna putih merepresentasikan orang yang dapat diandalkan, mencintai kebebasan, dan memandang kehidupan dengan optimis. Jika kamu sering mengenakan pakaian warna putih, kamu sangat rapi dan terorganisir dalam segala hal yang kamu lakukan.

Kamu menyukai awal yang baru dan berjuang untuk kesempurnaan. Secara umum, putih dapat dikenakan oleh banyak tipe kepribadian yang berbeda karena ini adalah warna netral.

9. Pink

Pink adalah warna feminin, tetapi juga bisa dilihat di lemari pakaian anak-anak atau boneka Barbie. Namun, bagi mereka yang usianya lebih dewasa, warna pink yang lembut lebih disukai karena mewakili feminitas.

Pink lembut dianggap tenang, hangat, dan feminin. Warna ini merupakan salah satu obat penenang paling kuat. Oleh karena itu, di beberapa penjara, dinding dicat dengan warna pink agar mengurangi tingkat agresi.

Menurut para psikolog, orang yang suka pink itu romantis, optimis, dan benar sendiri (dalam arti yang baik). Jika kamu salah satunya, kamu adalah orang yang menghargai kebaikan dan kenyamanan di atas segalanya.

10. Oranye

Oranye selalu memberikan suasana pesta yang menyenangkan. Warna ini juga merepresentasikan kehangatan dan oportunistik. Oranye adalah warna ceria, kreatif, dan menarik.

Jika kamu sering mengenakan pakaian berwarna oranye, kamu optimis, energik, dan ceria karena bersemangat untuk berubah. Meskipun kamu orang yang sedikit eksentrik, kamu tetap bisa menjadi ambisius dan bijaksana.

11. Abu-abu

Seperti yang sering dikatakan oleh pengatur gaya, abu-abu adalah warna keseimbangan, tidak gelap atau cerah. Jika kamu memiliki banyak pakaian abu-abu, kamu ingin tetap tidak terlihat oleh orang lain.

Abu-abu dan bayangannya adalah simbol ketenangan, dimensi, dan kedewasaan. Banyak pria paruh baya mengenakan jas abu-abu, sementara wanita usia lebih tua mengenakan gaun abu-abu.

Karena ini adalah warna netral, sangat sulit untuk mengkarakterisasi orang yang memilihnya. Kamu bisa menjadi seseorang yang mematuhi aturan, bijaksana, rendah emosi, dan kategoris.Namun, dalam kebanyakan kasus, kamu adalah orang yang tidak suka menarik perhatian dan mencoba netral.

Melihat penjabaran seperti di atas, sudahkah Kawan Bicara menentukan warna yang sesuai dengan kepribadian masing-masing?

Source: Kumparan, Kompas.com

Share This:

More Articles

News

Menu
Open chat