fbpx

Bagaimana Cara Meniti Karier Bagi Fresh Graduate?

Kita semua sepakat bahwa euforia wisuda selesai menandakan diri menjadi fresh graduate dan sudah saatnya memasuki dunia pekerjaan. Bahkan, kita juga pernah mengikuti Career Expo atau sebar lamaran di berbagai situs pencarian kerja.

Kita jika beruntung tahap selanjutnya akan dipanggil pihak perusahaan untuk mengikuti serangkaian test maupun interview. Bila berjodoh dan diterima kerja alangkah senangnya perasaan hati saat itu, namun ternyata perjuangannya tidak cukup sampai di sana saja. Hal ini karena masih ada proses yang harus dilewati setelah diterima bekerja, yaitu masa probation (percobaan).

Masa probation ini harus dilewati oleh karyawan sebagai masa penjajakan antara karyawan baru dan perusahaan, serta dinilai performanya apakah cocok untuk bekerja di tempat tersebut. Begitu pula sebaliknya, apakah karyawan akan menimbang? Apakah merasa nyaman dan dapat mengikuti ritme kerja di perusahaan tersebut atau tidak?

Perioda masa probation berdasarkan UU Ketenagakerjaan paling lama dijalani selama tiga bulan tetapi tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Setelah masa ini, karyawan akan diangkat menjadi karyawan tetap dan berhak mendapatkan hak-hak sebagai karyawan tetap.

Kembali ke topik utama mengenai fresh graduate. Perlu kita sadari, mereka yang baru lulus adalah pihak yang sedang mencari pekerjaan pertamanya. Mereka belum punya pengalaman kerja dan mungkin belum punya gambaran bagaimana agar bisa sukses melewati masa probation.

Kali ini penulis akan menjabarkan beberapa tips sukses melewati masa probation di perusahaan yang menerima fresh graduate, sebagai berikut:

1. Kenali lingkungan kerja dan budayanya

Ada pepatah yang mengatakan dimana bumi dipijak di sana langit dijunjung artinya kita sebaiknya mengikuti kebiasaan dan budaya dimana tempat kita berada termasuk di lingkungan kerja.

Setiap perusahaan/kantor memiliki kebiasaan dan budayanya masing-masing untuk bisa diterima kita harus dapat menyesuaikan dengan kondisi atau lingkungan yang ada.

Misalnya tidak menggunakan hp saat rapat, merayakan sesuatu dengan makan bersama, mengumpulkan uang untuk membelikan makanan bersama, mematikan lampu kamar mandi setelah digunakan, dan sebagainya. Kenali budayanya dan belajarlah menyesuaikan diri dilingkungan kerjamu yang baru.

2. Bersikap ramah

Meskipun masih karyawan baru jangan segan-segan untuk menyapa, mengucapkan selamat pagi atau sekadar memberikan senyuman. Bersikaplah ramah kepada semua rekan kerja agar tercipta lingkungan kerja yang positif dan nyaman.

Carilah teman dan galilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai budaya atau kebiasaan dilingkungan tersebut. Tanyakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk dapat menghindari kesalahan yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

Cari teman yang membuatmu nyaman dan berbagilah bersamanya mengenai pengalaman-pengalamannya selama di perusahaan tersebut. Jadilah pendengar yang baik dan ambilah pelajaran dari setiap pembicaraan kita.

3. Menjadi pribadi yang bersemangat dan proaktif

Perusahaan tentu senang bila memiliki karyawan yang bersemangat dan proaktif ketika bekerja. Sebagai karyawan baru kita harus terlihat antusias ketika bekerja hal itu menunjukkan bahwa kita senang melakukan apa yang kita kerjakan.

Menjadi pribadi yang proaktif yaitu kita tidak hanya menunggu bola tetapi menjemput bola. Artinya kita punya inisiatif yang tinggi ketika menemukan sesuatu yang harus kita lakukan tanpa harus diminta.

Orang yang proaktif juga senang berkontribusi ketika ada masalah dengan memberikan alternatif, ide maupun solusi untuk permasalahan yang ada. Ketika kamu dapat memberikan kontribusi kepada perusahaan maka itu akan menjadi salah satu nilai tambah buat kamu.

4. Terbuka dengan saran dan masukan

Selama proses itu kamu sebagai fresh graduate yang belum berpengalaman di dunia kerja mungkin dapat melakukan beberapa kesalahan yang tidak kamu sadari. Mungkin kamu akan menerima teguran serta saran dan masukan dari atasan maupun rekan kerja kamu.

Namun, jangan patah semangat, tanamkan dalam mindset kamu bahwa feedback is a gift. Terbukalah dengan feedback dan tanggapilah secara positif. Karena melalui feedback tersebut kamu dapat memperbaiki diri sehingga kamu dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

5. Datanglah lebih awal saat bekerja

Untuk memberikan kesan yang baik sebagai karyawan baru kamu sebaiknya datang tepat waktu atau bila perlu datang lebih awal. Karena itu dapat menunjukkan antusiasmu dalam bekerja.

Dengan datang lebih pagi kamu lebih dapat mempersiapkan dirimu untuk mulai bekerja. Seperti menyeduh teh atau kopi, sarapan, merapikan dandananmu yang mungkin sudah acak-acakan di perjalanan.

Datang lebih pagi juga membuatmu memiliki waktu untuk dapat berinteraksi dengan rekan kerja yang lain seperti menyapa atau bercerita ringan tentang film terbaru atau skor bola tadi malam.

Selain waktu hadir ke kantor hal yang perlu kamu perhatikan juga adalah datang tepat waktu ketika ada pertemuan. Datanglah lebih awal dari jadwal janjian jangan biarkan atasan atau rekanmu menunggu lebih dulu.

Demikianlah beberapa tips sukses melewati masa probation di perusahaan yang menerima fresh graduate. Selamat menjalani masa probation dengan penuh optimisme, semangat dan energi tinggi. Intinya, Kawan Bicara jangan takut salah tetapi teruslah belajar dari setiap hal baik maupun buruk maka kamu akan terus berkembang.

Source: vimela.com, genpi.co

Share This:

Kita semua sepakat bahwa euforia wisuda selesai menandakan diri menjadi fresh graduate dan sudah saatnya memasuki dunia pekerjaan. Bahkan, kita juga pernah mengikuti Career Expo atau sebar lamaran di berbagai situs pencarian kerja.

Kita jika beruntung tahap selanjutnya akan dipanggil pihak perusahaan untuk mengikuti serangkaian test maupun interview. Bila berjodoh dan diterima kerja alangkah senangnya perasaan hati saat itu, namun ternyata perjuangannya tidak cukup sampai di sana saja. Hal ini karena masih ada proses yang harus dilewati setelah diterima bekerja, yaitu masa probation (percobaan).

Masa probation ini harus dilewati oleh karyawan sebagai masa penjajakan antara karyawan baru dan perusahaan, serta dinilai performanya apakah cocok untuk bekerja di tempat tersebut. Begitu pula sebaliknya, apakah karyawan akan menimbang? Apakah merasa nyaman dan dapat mengikuti ritme kerja di perusahaan tersebut atau tidak?

Perioda masa probation berdasarkan UU Ketenagakerjaan paling lama dijalani selama tiga bulan tetapi tergantung kebijakan masing-masing perusahaan. Setelah masa ini, karyawan akan diangkat menjadi karyawan tetap dan berhak mendapatkan hak-hak sebagai karyawan tetap.

Kembali ke topik utama mengenai fresh graduate. Perlu kita sadari, mereka yang baru lulus adalah pihak yang sedang mencari pekerjaan pertamanya. Mereka belum punya pengalaman kerja dan mungkin belum punya gambaran bagaimana agar bisa sukses melewati masa probation.

Kali ini penulis akan menjabarkan beberapa tips sukses melewati masa probation di perusahaan yang menerima fresh graduate, sebagai berikut:

1. Kenali lingkungan kerja dan budayanya

Ada pepatah yang mengatakan dimana bumi dipijak di sana langit dijunjung artinya kita sebaiknya mengikuti kebiasaan dan budaya dimana tempat kita berada termasuk di lingkungan kerja.

Setiap perusahaan/kantor memiliki kebiasaan dan budayanya masing-masing untuk bisa diterima kita harus dapat menyesuaikan dengan kondisi atau lingkungan yang ada.

Misalnya tidak menggunakan hp saat rapat, merayakan sesuatu dengan makan bersama, mengumpulkan uang untuk membelikan makanan bersama, mematikan lampu kamar mandi setelah digunakan, dan sebagainya. Kenali budayanya dan belajarlah menyesuaikan diri dilingkungan kerjamu yang baru.

2. Bersikap ramah

Meskipun masih karyawan baru jangan segan-segan untuk menyapa, mengucapkan selamat pagi atau sekadar memberikan senyuman. Bersikaplah ramah kepada semua rekan kerja agar tercipta lingkungan kerja yang positif dan nyaman.

Carilah teman dan galilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai budaya atau kebiasaan dilingkungan tersebut. Tanyakan apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan untuk dapat menghindari kesalahan yang seharusnya tidak perlu dilakukan.

Cari teman yang membuatmu nyaman dan berbagilah bersamanya mengenai pengalaman-pengalamannya selama di perusahaan tersebut. Jadilah pendengar yang baik dan ambilah pelajaran dari setiap pembicaraan kita.

3. Menjadi pribadi yang bersemangat dan proaktif

Perusahaan tentu senang bila memiliki karyawan yang bersemangat dan proaktif ketika bekerja. Sebagai karyawan baru kita harus terlihat antusias ketika bekerja hal itu menunjukkan bahwa kita senang melakukan apa yang kita kerjakan.

Menjadi pribadi yang proaktif yaitu kita tidak hanya menunggu bola tetapi menjemput bola. Artinya kita punya inisiatif yang tinggi ketika menemukan sesuatu yang harus kita lakukan tanpa harus diminta.

Orang yang proaktif juga senang berkontribusi ketika ada masalah dengan memberikan alternatif, ide maupun solusi untuk permasalahan yang ada. Ketika kamu dapat memberikan kontribusi kepada perusahaan maka itu akan menjadi salah satu nilai tambah buat kamu.

4. Terbuka dengan saran dan masukan

Selama proses itu kamu sebagai fresh graduate yang belum berpengalaman di dunia kerja mungkin dapat melakukan beberapa kesalahan yang tidak kamu sadari. Mungkin kamu akan menerima teguran serta saran dan masukan dari atasan maupun rekan kerja kamu.

Namun, jangan patah semangat, tanamkan dalam mindset kamu bahwa feedback is a gift. Terbukalah dengan feedback dan tanggapilah secara positif. Karena melalui feedback tersebut kamu dapat memperbaiki diri sehingga kamu dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

5. Datanglah lebih awal saat bekerja

Untuk memberikan kesan yang baik sebagai karyawan baru kamu sebaiknya datang tepat waktu atau bila perlu datang lebih awal. Karena itu dapat menunjukkan antusiasmu dalam bekerja.

Dengan datang lebih pagi kamu lebih dapat mempersiapkan dirimu untuk mulai bekerja. Seperti menyeduh teh atau kopi, sarapan, merapikan dandananmu yang mungkin sudah acak-acakan di perjalanan.

Datang lebih pagi juga membuatmu memiliki waktu untuk dapat berinteraksi dengan rekan kerja yang lain seperti menyapa atau bercerita ringan tentang film terbaru atau skor bola tadi malam.

Selain waktu hadir ke kantor hal yang perlu kamu perhatikan juga adalah datang tepat waktu ketika ada pertemuan. Datanglah lebih awal dari jadwal janjian jangan biarkan atasan atau rekanmu menunggu lebih dulu.

Demikianlah beberapa tips sukses melewati masa probation di perusahaan yang menerima fresh graduate. Selamat menjalani masa probation dengan penuh optimisme, semangat dan energi tinggi. Intinya, Kawan Bicara jangan takut salah tetapi teruslah belajar dari setiap hal baik maupun buruk maka kamu akan terus berkembang.

Source: vimela.com, genpi.co

Share This:

More Articles

News

Menu
Open chat