fbpx

Ingin Sukses Menjadi Moderator? Ini Caranya!

Satu peran yang sangat penting dalam kesuksesan sebuah sesi di rangkaian acara adalah moderator. Hal ini karena moderator hadir untuk memimpun dan mengatur salah satu sesi di sebuah acara seperti seminar, talkshow, dan debat.

Alur dalam sesi diskusi akan ditentukan dari keterampilan moderator. Kepuasan narasumber agar terlihat nyaman saat acara berlangsung seperti seminar atau talkshow juga ditentukan dari bagaimana komunikasi moderator.

Bahkan, audience akan menikmati satu sesi diskusi itu juga ditentukan dari kecakapan moderator. Karena pentingnya peran moderator, sehingga tidak sembarang orang yang bisa dipercaya mengambil peran ini.

Untuk itu, ada dua kekayaan yang akan dimiliki oleh seorang moderator yaitu pengetahuan dan network. Sebagai moderator tentu sebelum acara kamu harus riset tentang topik apa yang akan kamu pimpin. Tak jarang kamu akan belajar banyak hal baru, terlebih lagi untuk acara yang kamu tidak ada pengetahuannya sama sekali.

Selain konten acaranya, kamu juga harus riset tentang siapa narasumbernya. Ini penting agar kamu mampu tampil percaya diri saat memimpin sesi diskusi dan pertanyaan yang kamu ajukan tepat sasaran.

Dengan memiliki pengetahuan, kamu juga akan percaya diri saat membangun network dengan narasumber. Moderator itu posisinya sama dengan pembicara di acara, hanya berbeda peran, maka dari itu jika narasumbernya adalah orang hebat dan terkenal, kamu bisa satu ruang VIP dengan mereka dan bisa membangun relasi yang lebih dekat.

Lalu apa saja yang harus dilakukan agar mantap memimpin diskusi saat sesi dimulai? Beberapa langkah jitu ini yang harus kamu perhatikan:

1. Building Rapport

Agar diskusi berjalan lancar, berkomunikasilah dengan narasumber terlebih dahulu sebelum sesi. Bisa dengan bertukar nomor HP atau di hari acara sebelum naik panggung, kamu menyapa narasumber dengan ramah. Tanyakan bagaimana narasumber nanti akan menyampaikan materi sehingga kamu juga nyaman dalam memimpin diskusi nanti.

2. Positioning

Jika di acara offline, moderator itu posisinya bisa ada di kanan, kiri, atau tengah tergantung bagaimana panitia mengaturnya. Perhatikan posisi duduk kamu jangan terlalu dekat atau jauh dari pembicara, pastikan kamu juga duduk dengan nyaman. Jika mau melipatkan kaki, arahkan ke arah yang berlawanan dalam lipatan kaki kamu, dan juga posisi tangan saat menunjuk pastikan ke arah pembicara.

Kalau online, bicaralah dengan kamera seakan-akan ada audience di hadapanmu dan tetap grooming alias berdandan walaupun di rumah aja.

3. Bridging Each Segment

Teknik bridging diperlukan untuk menyambungkan dari satu narasumber ke narasumber lainnya, serta menyambungkan satu segmen ke segment lainnya. Kata terakhir dalam satu kalimat jadikan awalan saat kalimat awal.

4. Open and Close Question

Open question atau pertanyaan terbuka itu jawabannya bisa lebih luas dan biasanya lebih ke pertanyaan kenapa, bagaimana, dan apa. Sedangkan close question atau pertanyaan tertutup yang jawabannya ya atau tidak.

Sebagai moderator, kamu harus punya banyak open question agar alur pembicaraan bisa mengalir dengan baik. Selain riset, kamu harus fokus dengan apa yang dibicarakan narasumber, agar bisa mem-follow up pernyataan narasumber untuk dijadikan pertanyaan

5. Teknik penyampaian

Teknik penyampaian meliputi elemen opening, body, dan closing. Di bagian opening, sapa audience lalu jelaskan secara singkat konten acara kali ini, contohnya “Hai kawan bicara! Gimana kabarnya? Semoga semuanya dalam keadaan baik-baik saja. Senang sekali saya bisa hadir sebagai moderator untuk sesi diskusi…….(tema diskusi)”.

Setelah itu, sampaikan secara singkat isi konten materi sebagai pembuka sesi acara di bagian body. Sebelum acara berakhir dan dikembalika ke MC, tutup sesi diskusi dengan kesimpulan secara singkat di bagian closing.

Itulah 5 langkah jitu untuk menjadi moderator. Kawan bicara bisa melatih kemampuan moderator dengan berbagai cara seperti banyak-banyak berdiskusi dengan orang-orang terdekat seputar isu yang lagi hangat, berlatih di depan kaca, dan mempelajari moderator di sebuah acara baik itu online maupun offline.

Source: loket.com, cermati.com

Share This:

Satu peran yang sangat penting dalam kesuksesan sebuah sesi di rangkaian acara adalah moderator. Hal ini karena moderator hadir untuk memimpun dan mengatur salah satu sesi di sebuah acara seperti seminar, talkshow, dan debat.

Alur dalam sesi diskusi akan ditentukan dari keterampilan moderator. Kepuasan narasumber agar terlihat nyaman saat acara berlangsung seperti seminar atau talkshow juga ditentukan dari bagaimana komunikasi moderator.

Bahkan, audience akan menikmati satu sesi diskusi itu juga ditentukan dari kecakapan moderator. Karena pentingnya peran moderator, sehingga tidak sembarang orang yang bisa dipercaya mengambil peran ini.

Untuk itu, ada dua kekayaan yang akan dimiliki oleh seorang moderator yaitu pengetahuan dan network. Sebagai moderator tentu sebelum acara kamu harus riset tentang topik apa yang akan kamu pimpin. Tak jarang kamu akan belajar banyak hal baru, terlebih lagi untuk acara yang kamu tidak ada pengetahuannya sama sekali.

Selain konten acaranya, kamu juga harus riset tentang siapa narasumbernya. Ini penting agar kamu mampu tampil percaya diri saat memimpin sesi diskusi dan pertanyaan yang kamu ajukan tepat sasaran.

Dengan memiliki pengetahuan, kamu juga akan percaya diri saat membangun network dengan narasumber. Moderator itu posisinya sama dengan pembicara di acara, hanya berbeda peran, maka dari itu jika narasumbernya adalah orang hebat dan terkenal, kamu bisa satu ruang VIP dengan mereka dan bisa membangun relasi yang lebih dekat.

Lalu apa saja yang harus dilakukan agar mantap memimpin diskusi saat sesi dimulai? Beberapa langkah jitu ini yang harus kamu perhatikan:

1. Building Rapport

Agar diskusi berjalan lancar, berkomunikasilah dengan narasumber terlebih dahulu sebelum sesi. Bisa dengan bertukar nomor HP atau di hari acara sebelum naik panggung, kamu menyapa narasumber dengan ramah. Tanyakan bagaimana narasumber nanti akan menyampaikan materi sehingga kamu juga nyaman dalam memimpin diskusi nanti.

2. Positioning

Jika di acara offline, moderator itu posisinya bisa ada di kanan, kiri, atau tengah tergantung bagaimana panitia mengaturnya. Perhatikan posisi duduk kamu jangan terlalu dekat atau jauh dari pembicara, pastikan kamu juga duduk dengan nyaman. Jika mau melipatkan kaki, arahkan ke arah yang berlawanan dalam lipatan kaki kamu, dan juga posisi tangan saat menunjuk pastikan ke arah pembicara.

Kalau online, bicaralah dengan kamera seakan-akan ada audience di hadapanmu dan tetap grooming alias berdandan walaupun di rumah aja.

3. Bridging Each Segment

Teknik bridging diperlukan untuk menyambungkan dari satu narasumber ke narasumber lainnya, serta menyambungkan satu segmen ke segment lainnya. Kata terakhir dalam satu kalimat jadikan awalan saat kalimat awal.

4. Open and Close Question

Open question atau pertanyaan terbuka itu jawabannya bisa lebih luas dan biasanya lebih ke pertanyaan kenapa, bagaimana, dan apa. Sedangkan close question atau pertanyaan tertutup yang jawabannya ya atau tidak.

Sebagai moderator, kamu harus punya banyak open question agar alur pembicaraan bisa mengalir dengan baik. Selain riset, kamu harus fokus dengan apa yang dibicarakan narasumber, agar bisa mem-follow up pernyataan narasumber untuk dijadikan pertanyaan

5. Teknik penyampaian

Teknik penyampaian meliputi elemen opening, body, dan closing. Di bagian opening, sapa audience lalu jelaskan secara singkat konten acara kali ini, contohnya “Hai kawan bicara! Gimana kabarnya? Semoga semuanya dalam keadaan baik-baik saja. Senang sekali saya bisa hadir sebagai moderator untuk sesi diskusi…….(tema diskusi)”.

Setelah itu, sampaikan secara singkat isi konten materi sebagai pembuka sesi acara di bagian body. Sebelum acara berakhir dan dikembalika ke MC, tutup sesi diskusi dengan kesimpulan secara singkat di bagian closing.

Itulah 5 langkah jitu untuk menjadi moderator. Kawan bicara bisa melatih kemampuan moderator dengan berbagai cara seperti banyak-banyak berdiskusi dengan orang-orang terdekat seputar isu yang lagi hangat, berlatih di depan kaca, dan mempelajari moderator di sebuah acara baik itu online maupun offline.

Source: loket.com, cermati.com

Share This:

More Articles

News

Menu
Open chat