fbpx

Komunikasi di Dunia Bisnis? Kenapa Tidak?

komunikasi bisnis

Komunikasi dalam bisnis merupakan aktivitas pertukaran informasi, gagasan, pendapat, dan instruksi yang disampaikan secara personal atau impersonal melalui simbol-simbol atau sinyal tertentu sehingga didapatkan pemahaman yang sama antar pihak-pihak yang berkomunikasi.

Hal tersebut terjadi pertukaran informasi secara terus menerus. Komunikasi ini dilakukan secara verbal ataupun non verbal dengan tujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan pada suatu bisnis.

Dalam komunikasi bisnis terdapat dua bentuk komunikasi yang digunakan, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung seperti komunikasi menggunakan surat, symbol, dan tanda lainnya.

Sedangkan komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang dilakukan secara langsung. Dalam komunikasi bisnis yang baik, di dalamnya tidak hanya mengandung satu bentuk komunikasi. Akan tetapi, dalam komunikasi bisnis tersebut terdapat kedua bentuk komunikasi yang saling mendukung satu sama lain.

Lantas apa saja tujuan utama dalam komunikasi bisnis? Berikut ini ulasannya:

  1. Memberi Informasi (Informing)
    Memberikan informasi seputar dunia bisnis terhadap pihak lain. Contoh, jika seorang pimpinan perusahaan ingin memperoleh pegawai yang diharapkan, maka ia akan memasang iklan melalui media.Dalam hal ini terdapat kelebihan dan kekurangan pada setiap media, oleh karena itu harus pintar-pintar memilih mana media yang paling tepat.
  2. Memberi Persuasi (Persuading)
    Persuasi diberikan kepada pihak lain agar apa yang disampaikan bisa dipahami dengan benar. Hal seperti ini sering dilakukan terutama pada hubungan akan penegasan konfirmasi pesanan pelanggan, dengan tujuan supaya kedua belah pihak mendapatkan tidak ada yang dirugikan dan mendapatkan manfaatnya.
  3. Melakukan Kolaborasi (Collaborating)
    Bekerja sama dengan pihak lain atau yang biasa disebut dengan kolaborasi ini memudahkan seseorang dalam melakukan kerja sama bisnis.

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi, seseorang bisa menggunakan berbagai macam media telekomunikasi seperti telepon seluler dan media sosial dll. Teknologi komunikasi sangatlah penting untuk mempererat dalam kerja sama bisnis.

Sementara itu, komunikasi dalam bisnis berguna untuk empat hal. Hal pertama yakni, Fungsi Informatif. Dalam hal ini fungsi informatif digunakan oleh para manajer dan karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas mereka secara efisien.

Fungsi kedua adalah masalah regulasi (Regulatory), karena memiliki fungsi sebagai alat untuk mengendalikan dan mengatur jalannya suatu organisasi. Bentuk komunikasi ini dapat berupa perintah dan laporan.

Kemudian fungsi ketiga adalah persuasif. Fungsi ini berlangsung saat terjadi komunikasi dan interaksi antar karyawan, dimana tujuan komunikasi tersebut adalah agar orang lain dapat menerima ide seseorang.

Lalu yang terakhir berfungsi untuk mengintegrasikan mekanisme perusahaan. Integrasi yang terjadi di dalam perusahaan akan membuat perusahaan tersebut dapat beroperasi secara terpadu dan utuh. Hal tersebut hanya bisa dilakukan bila komunikasi dan koordinasi di perusahaan berjalan dengan baik.

Nah, bagaimana menurut kawan bicara proses terjadinya komunikasi dalam bisnis?

Semua fungsi komunikasi bisnis seperti yang telah di sebutkan dan di jelaskan di atas, tentunya melibatkan adanya sebuah proses yang terintegrasi.

Proses komunikasi bisnis, dapat anda amati pada gambar di bawah ini :

  1. Pengiriman pesan atau informasi
    Sama halnya dengan proses komunikasi pada umumnya. Proses komunikasi bisnis juga di awali dengan pengiman pesan oleh seseorang yang memiliki ide/ gagasan/ informasi untuk disampaikan kepada seseorang, dengan harapan dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya.
  2. Simbol/ isyarat
    Tahap yang kedua, seseorang yang memiliki ide/ gagasan/ informasi tersebut, kemudian di tuangkan kedalam sebuah simbol atau isyarat yang dapat berupa bahasa, tulisan, kode, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya), dan lain sebagainya untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.
  3. Media / penghubung
    Media merupakan sarana yang diguanakan untuk memberikan pesan kepada penerima pesan. Media komunikasi yang digunakan dapat berupa media elektronik seperti TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Dalam memilih media yang akan digunakan untuk menyampaikan pesan, haruslah memperhatikan isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb. Hal tersebut perlu diperhatikan karena efektifitas dalam komunikasi bisnis sangat di perhitungkan.
  4. Mengartikan kode / isyarat
    Tahap ke 4 adalah tahap dimana penerima pesan untuk mengartikan kode isyarat yang telah di terima melalui panca indera (telinga, mata dan seterusnya). Dengan mengartikan kode / isyarat tersebut, penerima pesan akan mudah untuk memahami isi pesan yang di kirim oleh pengrim pesan.
  5. Penerima pesan
    Setelah kode/isyarat diterima oleh penerima pesan. Tahap selanjutnya adalah penerima pesan, artinya pesan tersebut di adopsi / dilakukan sesuai dengan maksud pengirim pesan tanpa mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim.
  6. Balikan (feedback)
    Tahap ke 6 ini adalah tahap di mana penerima pesan memberikan balasan atas pesan yang telah di terimanya dari pengrim pesan. Dengan adanya balikan (feedback) ini, pengirim pesan akan dapat mengetahui bagaimana tanggapan dari penerima pesan. Balikan dapat berupa kesan, kritikan, informasi, dan lain sebagainya.
  7. Gangguan
    Ganggungan bukanlah salah satu tahap dalam proses komunikasi bisnis. namun gangguan memiliki pengaruh yang negatif terhadap efektifitas dalam komunikasi bisnis. gangguan dalam komunikasi bisnis akan dapat menghambat bahkan memutus proses komunikasi bisnis. Oleh karena itu, gangguan ini perlu untuk di kurangi atau di minimalisir.

Demikian ulasan terkait apapun yang berhubungan dengan komunikasi bisnis. Bagaimana tanggapanmu kawan bicara?

Source:

Olahan penulis dari maxmanroe, galinesia, alihamdam.id dan bisnis.com
Gambar: Pexels.com

Share This:

komunikasi bisnis

Komunikasi dalam bisnis merupakan aktivitas pertukaran informasi, gagasan, pendapat, dan instruksi yang disampaikan secara personal atau impersonal melalui simbol-simbol atau sinyal tertentu sehingga didapatkan pemahaman yang sama antar pihak-pihak yang berkomunikasi.

Hal tersebut terjadi pertukaran informasi secara terus menerus. Komunikasi ini dilakukan secara verbal ataupun non verbal dengan tujuan untuk membantu proses pengambilan keputusan pada suatu bisnis.

Dalam komunikasi bisnis terdapat dua bentuk komunikasi yang digunakan, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal adalah komunikasi yang dilakukan secara tidak langsung seperti komunikasi menggunakan surat, symbol, dan tanda lainnya.

Sedangkan komunikasi nonverbal adalah komunikasi yang dilakukan secara langsung. Dalam komunikasi bisnis yang baik, di dalamnya tidak hanya mengandung satu bentuk komunikasi. Akan tetapi, dalam komunikasi bisnis tersebut terdapat kedua bentuk komunikasi yang saling mendukung satu sama lain.

Lantas apa saja tujuan utama dalam komunikasi bisnis? Berikut ini ulasannya:

  1. Memberi Informasi (Informing)
    Memberikan informasi seputar dunia bisnis terhadap pihak lain. Contoh, jika seorang pimpinan perusahaan ingin memperoleh pegawai yang diharapkan, maka ia akan memasang iklan melalui media.Dalam hal ini terdapat kelebihan dan kekurangan pada setiap media, oleh karena itu harus pintar-pintar memilih mana media yang paling tepat.
  2. Memberi Persuasi (Persuading)
    Persuasi diberikan kepada pihak lain agar apa yang disampaikan bisa dipahami dengan benar. Hal seperti ini sering dilakukan terutama pada hubungan akan penegasan konfirmasi pesanan pelanggan, dengan tujuan supaya kedua belah pihak mendapatkan tidak ada yang dirugikan dan mendapatkan manfaatnya.
  3. Melakukan Kolaborasi (Collaborating)
    Bekerja sama dengan pihak lain atau yang biasa disebut dengan kolaborasi ini memudahkan seseorang dalam melakukan kerja sama bisnis.

Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi, seseorang bisa menggunakan berbagai macam media telekomunikasi seperti telepon seluler dan media sosial dll. Teknologi komunikasi sangatlah penting untuk mempererat dalam kerja sama bisnis.

Sementara itu, komunikasi dalam bisnis berguna untuk empat hal. Hal pertama yakni, Fungsi Informatif. Dalam hal ini fungsi informatif digunakan oleh para manajer dan karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas mereka secara efisien.

Fungsi kedua adalah masalah regulasi (Regulatory), karena memiliki fungsi sebagai alat untuk mengendalikan dan mengatur jalannya suatu organisasi. Bentuk komunikasi ini dapat berupa perintah dan laporan.

Kemudian fungsi ketiga adalah persuasif. Fungsi ini berlangsung saat terjadi komunikasi dan interaksi antar karyawan, dimana tujuan komunikasi tersebut adalah agar orang lain dapat menerima ide seseorang.

Lalu yang terakhir berfungsi untuk mengintegrasikan mekanisme perusahaan. Integrasi yang terjadi di dalam perusahaan akan membuat perusahaan tersebut dapat beroperasi secara terpadu dan utuh. Hal tersebut hanya bisa dilakukan bila komunikasi dan koordinasi di perusahaan berjalan dengan baik.

Nah, bagaimana menurut kawan bicara proses terjadinya komunikasi dalam bisnis?

Semua fungsi komunikasi bisnis seperti yang telah di sebutkan dan di jelaskan di atas, tentunya melibatkan adanya sebuah proses yang terintegrasi.

Proses komunikasi bisnis, dapat anda amati pada gambar di bawah ini :

  1. Pengiriman pesan atau informasi
    Sama halnya dengan proses komunikasi pada umumnya. Proses komunikasi bisnis juga di awali dengan pengiman pesan oleh seseorang yang memiliki ide/ gagasan/ informasi untuk disampaikan kepada seseorang, dengan harapan dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya.
  2. Simbol/ isyarat
    Tahap yang kedua, seseorang yang memiliki ide/ gagasan/ informasi tersebut, kemudian di tuangkan kedalam sebuah simbol atau isyarat yang dapat berupa bahasa, tulisan, kode, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya), dan lain sebagainya untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.
  3. Media / penghubung
    Media merupakan sarana yang diguanakan untuk memberikan pesan kepada penerima pesan. Media komunikasi yang digunakan dapat berupa media elektronik seperti TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Dalam memilih media yang akan digunakan untuk menyampaikan pesan, haruslah memperhatikan isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb. Hal tersebut perlu diperhatikan karena efektifitas dalam komunikasi bisnis sangat di perhitungkan.
  4. Mengartikan kode / isyarat
    Tahap ke 4 adalah tahap dimana penerima pesan untuk mengartikan kode isyarat yang telah di terima melalui panca indera (telinga, mata dan seterusnya). Dengan mengartikan kode / isyarat tersebut, penerima pesan akan mudah untuk memahami isi pesan yang di kirim oleh pengrim pesan.
  5. Penerima pesan
    Setelah kode/isyarat diterima oleh penerima pesan. Tahap selanjutnya adalah penerima pesan, artinya pesan tersebut di adopsi / dilakukan sesuai dengan maksud pengirim pesan tanpa mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim.
  6. Balikan (feedback)
    Tahap ke 6 ini adalah tahap di mana penerima pesan memberikan balasan atas pesan yang telah di terimanya dari pengrim pesan. Dengan adanya balikan (feedback) ini, pengirim pesan akan dapat mengetahui bagaimana tanggapan dari penerima pesan. Balikan dapat berupa kesan, kritikan, informasi, dan lain sebagainya.
  7. Gangguan
    Ganggungan bukanlah salah satu tahap dalam proses komunikasi bisnis. namun gangguan memiliki pengaruh yang negatif terhadap efektifitas dalam komunikasi bisnis. gangguan dalam komunikasi bisnis akan dapat menghambat bahkan memutus proses komunikasi bisnis. Oleh karena itu, gangguan ini perlu untuk di kurangi atau di minimalisir.

Demikian ulasan terkait apapun yang berhubungan dengan komunikasi bisnis. Bagaimana tanggapanmu kawan bicara?

Source:

Olahan penulis dari maxmanroe, galinesia, alihamdam.id dan bisnis.com
Gambar: Pexels.com

Share This:

More Articles

News

Menu
Open chat