fbpx

Istilah Kopi Darat menggantikan Perkembangan Teknologi ?

kopi darat

Bro/Sis, kalo senggang kopdar yuk! Udah lama nih kita satu kelas gak pernah reunian. Merasa familiar dengan percakapan singkat via pesan elektronik tersebut?

Well, apa itu kopdar atau ‘kopi darat’? Sebuah istilah  yang mengarah kepada ajang pertemuan antar sesama pengguna yang umumnya sudah saling kenal lewat radio, SMS, Pager, Telfon, Internet atau grup chatting (baca: Yahoo dan MSN Massenger atau mIRC) pada masa sebelum berkembangnya teknologi seperti saat ini.

Asal kamu tahu, awalnya kopdar populer di antara kalangan pengguna radio amatir, karena pengguna radio amatir terbiasa berkomunikasi di “udara”. Lantas, bagaimana kebiasaan kopdar sewaktu zaman orangtua kita(genX) masih muda?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, melalui teknologi, telah mempermudah siapapun untuk ‘janjian’ sebelum bertemu muka. Nah, itulah makna kopi darat yang sebenarnya. Hal tersebut terlepas dari betemunya dua orang atau lebih dari itu.

So, the point of my view, falsafah yang menggarisbawahi dengan jelas ada di kalimat ‘tatap muka’. Alasan orang melakukan kopdar bisa karena ingin ketemu relasi lama, sahabat, gebetan, hingga urusan pekerjaan.

Bagaimana dengan kondisi saat ini? Jika dahulu karena keterbatasan teknologi, siapapun harus melakukan tatap muka untuk urusan darurat. So, how about nowadays, good people? Let we crack this case!

Tidak lama berselang telepon umum berbasis kartu mendekati akhir masanya, terbitlah era baru telepon genggam. Masyarakat semakin menikmati betapa mudahnya berkomunikasi dengan telepon genggam. On the other hands, penggunaan teknologi internet semakin berkembang.

Kapan persisnya telepon genggam itu menjadi sangat cerdas sehingga disebut smartphone?

Ponsel mulai dirilis atau digunakan pertama kali sebagai alat komunikasi modern sejak 3 April 1973. Ponsel pun hingga sekarang menjadi kebutuhan pokok masyarakat sebagai alat komunikasi modern yang sangat penting.

Sehingga tak aneh jika setiap orang sudah mulai memegang dan memiliki ponsel sebagai alat komunikasi modern. Selain itu, ponsel juga semakin berkembangnya teknologi, semakin maju pula dan berinovasi dari fitur-fitur yang terdapat pada ponsel.

Namun, itu semua tidak lepas dari peran internet yang sudah berkembang dengan pesat. Semakin berkembangnya zaman, di era yang serba teknologi ini, bukanlah hal yang aneh lagi jika semakin banyak orang yang mulai menggunakan internet.

Semuanya sekarang serba online, mulai dari panggilan ojek, asisten, hingga mencari pekerjaan paruh waktu maupun fulltime. Saat ini sudah mulai berkembang zamannya menjadi zaman cyber, yang segalanya menggunakan internet. Begitu juga dengan cara berkomunikasi.

Sehingga sarana komunikasi terbesar dan yang paling banyak digunakan adalah internet. Karena adanya internet sebagai media komunikasi dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien, menciptakan kata-kata seperti, ‘Mendekatkan yang Jauh’.

Kata-kata tersebutlah yang membuat banyak orang untuk kerap kali menggunakan internet sebagai sarana media komunikasi. Sudah banyak orang yang berkomunikasi melalui internet.

Salah satu contohnya adalah jejaring sosial yang karena adanya media sosial seperti facebook, instagram, twitter, dan lain-lain. Hal inilah yang membuat kata-kata, ‘Yang jauh terasa dekat’.

Internet memang selalu berkembang pesat sesuai perkembangan teknologi. Semua orang dapat berkomunikasi dengan siapa saja dan di mana saja, dengan menggunakan sarana media komunikasi ini. Kita dapat berkomunikasi dengan orang di belahan dunia manapun dan siapapun.

Dengan adanya internet yang sering digunakan banyak orang sebagai sarana media komunikasi, media sosial pun ikut andil dalam sarana prasarana media komunikasi. Contoh halnya dengan beberapa media sosial yang mulai banyak orang yang menggunakan khususnya para remaja yang mulai menggandrungi media sosial ini.

Saat ini kita mengetahui sejak Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, telah memancing libido pengembang medsos lainnya untuk bersaing. Justru, Facebook semakin berhasil mengakuisisi Instagram dan Whatssap, dan menjadi trio aplikasi favorit netizen.

So, beberapa media sosial tersebutlah yang menjadi sarana media terpopuler oleh banyak orang yang menggunakan. Kita tidak memungkiri Smartphone dan medsos memang klop. Hal itu adalah hadiah besar peradaban dari genX kepada genY yang menikmatinya saat ini.

Maka dengan kemudahan yang diperoleh saat ini, perkembangan teknologi terkadang sedikit mengalihkan urusan kopi darat untuk melakukan urusan penting. Jika ada kendala tatap muka, kita bisa video call melalui Google duo, Skype, bahkan Instagram dan Whatssap.

Eventhought, semuanya dipermudah dengan medsos, jauh sebelum itu, dengan berkembangnya internet pun orang masih merasakan kebutuhan untuk “kopi darat”. What’s the conclusion?

Penulis yakin, dengan perkembangan teknologi saat ini tidak serta merta menghilangkan minat siapapun untuk kopi darat. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, akan membutuhkan interaksi dalam kehidupan.

Bahkan, teknologi semakin mempermudah siapapun untuk janjian kopdar meskipun bisa bertatap muka melalui smartphones. Intinya adalah masalah selera kita dalam bersosialisasi. Jika kamu mengalami kesulitan dalam berkomunikasi agar kopdarnya efektif, jangan khawatir.

Talkactive, adalah jawabannya. Semua permasalahan kamu dalam ruang lingkup komunikasi bisa dikonsultasikan melakui kami.(*)

Penulis: Mustaqim Amna

Share This:

kopi darat

Bro/Sis, kalo senggang kopdar yuk! Udah lama nih kita satu kelas gak pernah reunian. Merasa familiar dengan percakapan singkat via pesan elektronik tersebut?

Well, apa itu kopdar atau ‘kopi darat’? Sebuah istilah  yang mengarah kepada ajang pertemuan antar sesama pengguna yang umumnya sudah saling kenal lewat radio, SMS, Pager, Telfon, Internet atau grup chatting (baca: Yahoo dan MSN Massenger atau mIRC) pada masa sebelum berkembangnya teknologi seperti saat ini.

Asal kamu tahu, awalnya kopdar populer di antara kalangan pengguna radio amatir, karena pengguna radio amatir terbiasa berkomunikasi di “udara”. Lantas, bagaimana kebiasaan kopdar sewaktu zaman orangtua kita(genX) masih muda?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, melalui teknologi, telah mempermudah siapapun untuk ‘janjian’ sebelum bertemu muka. Nah, itulah makna kopi darat yang sebenarnya. Hal tersebut terlepas dari betemunya dua orang atau lebih dari itu.

So, the point of my view, falsafah yang menggarisbawahi dengan jelas ada di kalimat ‘tatap muka’. Alasan orang melakukan kopdar bisa karena ingin ketemu relasi lama, sahabat, gebetan, hingga urusan pekerjaan.

Bagaimana dengan kondisi saat ini? Jika dahulu karena keterbatasan teknologi, siapapun harus melakukan tatap muka untuk urusan darurat. So, how about nowadays, good people? Let we crack this case!

Tidak lama berselang telepon umum berbasis kartu mendekati akhir masanya, terbitlah era baru telepon genggam. Masyarakat semakin menikmati betapa mudahnya berkomunikasi dengan telepon genggam. On the other hands, penggunaan teknologi internet semakin berkembang.

Kapan persisnya telepon genggam itu menjadi sangat cerdas sehingga disebut smartphone?

Ponsel mulai dirilis atau digunakan pertama kali sebagai alat komunikasi modern sejak 3 April 1973. Ponsel pun hingga sekarang menjadi kebutuhan pokok masyarakat sebagai alat komunikasi modern yang sangat penting.

Sehingga tak aneh jika setiap orang sudah mulai memegang dan memiliki ponsel sebagai alat komunikasi modern. Selain itu, ponsel juga semakin berkembangnya teknologi, semakin maju pula dan berinovasi dari fitur-fitur yang terdapat pada ponsel.

Namun, itu semua tidak lepas dari peran internet yang sudah berkembang dengan pesat. Semakin berkembangnya zaman, di era yang serba teknologi ini, bukanlah hal yang aneh lagi jika semakin banyak orang yang mulai menggunakan internet.

Semuanya sekarang serba online, mulai dari panggilan ojek, asisten, hingga mencari pekerjaan paruh waktu maupun fulltime. Saat ini sudah mulai berkembang zamannya menjadi zaman cyber, yang segalanya menggunakan internet. Begitu juga dengan cara berkomunikasi.

Sehingga sarana komunikasi terbesar dan yang paling banyak digunakan adalah internet. Karena adanya internet sebagai media komunikasi dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien, menciptakan kata-kata seperti, ‘Mendekatkan yang Jauh’.

Kata-kata tersebutlah yang membuat banyak orang untuk kerap kali menggunakan internet sebagai sarana media komunikasi. Sudah banyak orang yang berkomunikasi melalui internet.

Salah satu contohnya adalah jejaring sosial yang karena adanya media sosial seperti facebook, instagram, twitter, dan lain-lain. Hal inilah yang membuat kata-kata, ‘Yang jauh terasa dekat’.

Internet memang selalu berkembang pesat sesuai perkembangan teknologi. Semua orang dapat berkomunikasi dengan siapa saja dan di mana saja, dengan menggunakan sarana media komunikasi ini. Kita dapat berkomunikasi dengan orang di belahan dunia manapun dan siapapun.

Dengan adanya internet yang sering digunakan banyak orang sebagai sarana media komunikasi, media sosial pun ikut andil dalam sarana prasarana media komunikasi. Contoh halnya dengan beberapa media sosial yang mulai banyak orang yang menggunakan khususnya para remaja yang mulai menggandrungi media sosial ini.

Saat ini kita mengetahui sejak Facebook didirikan oleh Mark Zuckerberg, telah memancing libido pengembang medsos lainnya untuk bersaing. Justru, Facebook semakin berhasil mengakuisisi Instagram dan Whatssap, dan menjadi trio aplikasi favorit netizen.

So, beberapa media sosial tersebutlah yang menjadi sarana media terpopuler oleh banyak orang yang menggunakan. Kita tidak memungkiri Smartphone dan medsos memang klop. Hal itu adalah hadiah besar peradaban dari genX kepada genY yang menikmatinya saat ini.

Maka dengan kemudahan yang diperoleh saat ini, perkembangan teknologi terkadang sedikit mengalihkan urusan kopi darat untuk melakukan urusan penting. Jika ada kendala tatap muka, kita bisa video call melalui Google duo, Skype, bahkan Instagram dan Whatssap.

Eventhought, semuanya dipermudah dengan medsos, jauh sebelum itu, dengan berkembangnya internet pun orang masih merasakan kebutuhan untuk “kopi darat”. What’s the conclusion?

Penulis yakin, dengan perkembangan teknologi saat ini tidak serta merta menghilangkan minat siapapun untuk kopi darat. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial, akan membutuhkan interaksi dalam kehidupan.

Bahkan, teknologi semakin mempermudah siapapun untuk janjian kopdar meskipun bisa bertatap muka melalui smartphones. Intinya adalah masalah selera kita dalam bersosialisasi. Jika kamu mengalami kesulitan dalam berkomunikasi agar kopdarnya efektif, jangan khawatir.

Talkactive, adalah jawabannya. Semua permasalahan kamu dalam ruang lingkup komunikasi bisa dikonsultasikan melakui kami.(*)

Penulis: Mustaqim Amna

Share This:

More Articles

News

Menu
Open chat