fbpx

Yuk, Belajar Cara Menulis Press Release

Press release ini adalah informasi yang dikeluarkan oleh organisasi/ industri dengan tujuan tertentu lewat media massa yang dapat berbentuk basic press release, product press release, ataupun financial press release.

Supaya press release yang dibuat dapat memenuhi klasifikasi buat diterbitkan pada media massa, kamu wajib mengetahui metode penyusunan press release yang baik dan benar. Lewat metode penyusunan press release yang sederhana ini, kita hendak bersama menekuni apa saja yang butuh kita jalani saat sebelum, kala, serta sehabis menulis press release. Teknik- metode penyusunan press release tersebut yakni:

1. Pikirkan serta cari intisari berita

Saat sebelum kamu mulai menyusun naskah press release, hal pertama yang harus dijalani adalah memikirkan serta memastikan intisari dari informasi yang hendak kalian sampaikan lewat press release tersebut kepada pembaca. 

Dengan kata lain, kita wajib memastikan tema/topik press release  terlebih dulu. Jika kamu telah memastikan tema.

2. Pakai tata cara piramida terbalik

Sehabis kita sukses memastikan tema, judul, serta subjudul (bila dibutuhkan), hingga sesi berikutnya, ini merupakan metode penyusunan press release dengan tata cara piramida terbalik. Hal ini berlaku jika kamu sudah tidak awam lagi dengan perkata piramida terbalik ini. 

Nah, semacam penyusunan postingan feature, kamu dapat menggunakan piramida terbalik. Tidak cuma sebatas postingan feature saja, sebagian tipe tulisan yang lain juga  memakai tata cara ini semacam penyusunan proposal kerjasama, riset, serta lain sebagainya.

Pemakaian tata cara piramida terbalik ini betul- betul sangat berarti buat menciptakan tulisan yang sangat menarik serta bermutu. Pada press release, bagian awal konten sehabis judul utama serta subjudul (bila terdapat) bisa kalian isi dengan lead (news lead). Pada bagian ini, kita wajib menyusun rangkaian perkata sehingga membentuk paragraf yang bisa menerangkan isi dari totalitas release tersebut.

3. Pakai faktor 5W+1H

Dalam menulis di media massa/surat kabar, faktor 5W+1H sangat berguna dalam mengantarkan informasi dengan tepat & benar. Faktor 5W+1H ialah patokan dasar dalam menyusun news lead pada press release kamu. Dengan memakainya, kamu telah sukses mengantarkan garis besar atas informasi  tersebut. Buat mengingat kembali, berikut  faktor 5W+1H:

What (Apa): informasi  apa yang hendak kamu sampaikan.

When (Kapan): kapan aktivitas tersebut berlangsung

Who (Siapa): siapa yang mengadakan aktivitas tersebut

Where (Di Mana) : Di mana aktivitas tersebut dilaksanakan.

Why (Mengapa): mengapa aktivitas tersebut dilaksanakan.

How (Bagaimana): Bagaimana detail  aktivitas yang dilaksanakan.

Walaupun tidak terdapat aturan khusus pada  urutan ke- 6 faktor tersebut, alangkah baiknya kamu menyusun news lead dengan urutan faktor di atas. Tetapi, hal ini masih dapat memodifikasi penyusunannya. Maka, gunakanlah bahasa cocok bila press release kamu dalam bahasa Indonesia.

4. Gunakan ilustrasi yang menarik

Pemakaian ilustrasi yang menarik pada press release bertujuan untuk  meningkatkan rasa keingintahuan pembaca atas release tersebut. Dengan memakai foto ilustrasi yang menarik, secara tidak langsung memberikan gambaran kepada pembaca mengenai isi press release. Tidak hanya itu, pemakaian gambar yang mempunyai nilai story telling pastinya tidak cuma sebatas guna estetika semata tetapi  bisa menaikkan kedalaman informasi.

5. Rutin melakukan verifikasi

Pengecekan ulang dicoba dengan tujuan untuk mengurangi typo (alah ketik) pada release tersebut. Misalnya, kamu salah mengetik nama tokoh (baik itu nama utama maupun gelar), salah mengetik bertepatan pada aktivitas, informasi serta lain sebagainya. Lakukanlah pengecekan pada segala bagian press release. Tidak hanya itu, yakinkan jika kamu sudah mencantumkan contact person dengan tujuan supaya media bisa menghubungi kalian sewaktu- waktu apabila ada sebagian perihal yang mau dikonfirmasikan.

Saat draft press release disusun, kamu wajib meminta konfirmasi kepada atasan supaya release memperoleh persetujuan. Tetapi, hendak lebih baik apabila kamu memperoleh konfirmasi langsung dari top management. Setelah itu release telah siap buat dikirimkan kepada media, bisa mengirimkannya lewat email.

Bagaimana Kawan Bicara? Apa kamu sudah mengerti tata cara penulisan press release yang baik dan benar? Sudah saatnya berita rilis kamu tampil di media-media massa online terbesar di Indonesia. Nah, yuk segerakan konsultasikan Bersama pakar yang ada di talkactive.id, kami bisa klik bit.ly/info-talkactive-id

Source: kompasiana.com, cermati.com

Share This:

Press release ini adalah informasi yang dikeluarkan oleh organisasi/ industri dengan tujuan tertentu lewat media massa yang dapat berbentuk basic press release, product press release, ataupun financial press release.

Supaya press release yang dibuat dapat memenuhi klasifikasi buat diterbitkan pada media massa, kamu wajib mengetahui metode penyusunan press release yang baik dan benar. Lewat metode penyusunan press release yang sederhana ini, kita hendak bersama menekuni apa saja yang butuh kita jalani saat sebelum, kala, serta sehabis menulis press release. Teknik- metode penyusunan press release tersebut yakni:

1. Pikirkan serta cari intisari berita

Saat sebelum kamu mulai menyusun naskah press release, hal pertama yang harus dijalani adalah memikirkan serta memastikan intisari dari informasi yang hendak kalian sampaikan lewat press release tersebut kepada pembaca. 

Dengan kata lain, kita wajib memastikan tema/topik press release  terlebih dulu. Jika kamu telah memastikan tema.

2. Pakai tata cara piramida terbalik

Sehabis kita sukses memastikan tema, judul, serta subjudul (bila dibutuhkan), hingga sesi berikutnya, ini merupakan metode penyusunan press release dengan tata cara piramida terbalik. Hal ini berlaku jika kamu sudah tidak awam lagi dengan perkata piramida terbalik ini. 

Nah, semacam penyusunan postingan feature, kamu dapat menggunakan piramida terbalik. Tidak cuma sebatas postingan feature saja, sebagian tipe tulisan yang lain juga  memakai tata cara ini semacam penyusunan proposal kerjasama, riset, serta lain sebagainya.

Pemakaian tata cara piramida terbalik ini betul- betul sangat berarti buat menciptakan tulisan yang sangat menarik serta bermutu. Pada press release, bagian awal konten sehabis judul utama serta subjudul (bila terdapat) bisa kalian isi dengan lead (news lead). Pada bagian ini, kita wajib menyusun rangkaian perkata sehingga membentuk paragraf yang bisa menerangkan isi dari totalitas release tersebut.

3. Pakai faktor 5W+1H

Dalam menulis di media massa/surat kabar, faktor 5W+1H sangat berguna dalam mengantarkan informasi dengan tepat & benar. Faktor 5W+1H ialah patokan dasar dalam menyusun news lead pada press release kamu. Dengan memakainya, kamu telah sukses mengantarkan garis besar atas informasi  tersebut. Buat mengingat kembali, berikut  faktor 5W+1H:

What (Apa): informasi  apa yang hendak kamu sampaikan.

When (Kapan): kapan aktivitas tersebut berlangsung

Who (Siapa): siapa yang mengadakan aktivitas tersebut

Where (Di Mana) : Di mana aktivitas tersebut dilaksanakan.

Why (Mengapa): mengapa aktivitas tersebut dilaksanakan.

How (Bagaimana): Bagaimana detail  aktivitas yang dilaksanakan.

Walaupun tidak terdapat aturan khusus pada  urutan ke- 6 faktor tersebut, alangkah baiknya kamu menyusun news lead dengan urutan faktor di atas. Tetapi, hal ini masih dapat memodifikasi penyusunannya. Maka, gunakanlah bahasa cocok bila press release kamu dalam bahasa Indonesia.

4. Gunakan ilustrasi yang menarik

Pemakaian ilustrasi yang menarik pada press release bertujuan untuk  meningkatkan rasa keingintahuan pembaca atas release tersebut. Dengan memakai foto ilustrasi yang menarik, secara tidak langsung memberikan gambaran kepada pembaca mengenai isi press release. Tidak hanya itu, pemakaian gambar yang mempunyai nilai story telling pastinya tidak cuma sebatas guna estetika semata tetapi  bisa menaikkan kedalaman informasi.

5. Rutin melakukan verifikasi

Pengecekan ulang dicoba dengan tujuan untuk mengurangi typo (alah ketik) pada release tersebut. Misalnya, kamu salah mengetik nama tokoh (baik itu nama utama maupun gelar), salah mengetik bertepatan pada aktivitas, informasi serta lain sebagainya. Lakukanlah pengecekan pada segala bagian press release. Tidak hanya itu, yakinkan jika kamu sudah mencantumkan contact person dengan tujuan supaya media bisa menghubungi kalian sewaktu- waktu apabila ada sebagian perihal yang mau dikonfirmasikan.

Saat draft press release disusun, kamu wajib meminta konfirmasi kepada atasan supaya release memperoleh persetujuan. Tetapi, hendak lebih baik apabila kamu memperoleh konfirmasi langsung dari top management. Setelah itu release telah siap buat dikirimkan kepada media, bisa mengirimkannya lewat email.

Bagaimana Kawan Bicara? Apa kamu sudah mengerti tata cara penulisan press release yang baik dan benar? Sudah saatnya berita rilis kamu tampil di media-media massa online terbesar di Indonesia. Nah, yuk segerakan konsultasikan Bersama pakar yang ada di talkactive.id, kami bisa klik bit.ly/info-talkactive-id

Source: kompasiana.com, cermati.com

Share This:

More Articles

News

Menu
Open chat